Selasa, 29 November 2011

DONGENG : Kurcaci tanpa baju.

Karangan Grimm Bersaudara. 


Pak Harold seorang pembuat sepatu yang miskin, tapi baik hati. Suatu malam, karena kecapekan ia tidak sempat menyelesaikan sepatu buatannya.
Namun, suatu keajaiban terjadi. Tiba-tiba pada suatu malam, ada dua kurcaci datang ke rumah Pak Harold. Mereka tidak memakai baju. Mereka kemudian menyelesaikan sepatu itu. Dalam sekejap, dua kurcaci itu berhasil membuat sepasang sepatu yang sangat indah. 
Karena keindahannya, Pak Harold menjual sepatu itu dengan harga mahal. Dengan uang hasil penjualan sepatu itu, Pak Harold pun memiliki banyak uang.
Begitu pun dengan malam berikutnya. Dua kurcaci itu tetap menyelesaikan sepatu yang seharusnya dikerjakan oleh Pak Harold.
Paginya, Pak Harold menemukan di mejanya ada sepasang sepatu yang sama indahnya dengan sepatu yang kemarin ia temukan. Betapa gembiranya Pak Harold. Ia pun menjual sepatu buatannya kepada orang-orang yang mungkin mau membeli sepatunya. 
"Ya tuhan, kenapa ada sepasang sepatu di meja ini? Siapa yang membuatnya sebagus ini?" kata Pak Harold.
Pak Harold pun menjual sepasang sepatu itu.
Karena melihat keindahannya, seorang pemuda pun berminat membeli sepatu itu. 
"Permisi, bolehkah saya membeli sepatu itu, pak?" tanya si pemuda.
"Membeli? boleh saja anak muda." ujar pak Harold.
Setelah sepasang sepatu itu dibeli dengan harga yang mahal, penghasilan Pak Harold pun bertambah. 
Akan tetapi, ia masih heran, siapakah yang membuat sepatu bagus ini. 
Tengah malam, Pak Harold pun diam-diam mengintip dari balik pintu. Dilihatnya 2 ekor kurcaci kecil sedang membuat sepasang sepatu. Pak Harold pun terkejut. Dan tentu  saja itu sepatu Pak Harold yang belum selesai dibuat. 
Ia pun menghampiri 2 ekor kurcaci untuk berterima kasih.
"Oh kuraci kecil. Terima kasih kau sudah membuatkan ku sepasang sepatu yang indah itu... aku berhutang budi pada kalian." Kata Pak Harold.
"Ah, tidak usah berterima kasih. Kami memang senantiasa membantu manusia. Karena kelembutan hatimu, maka kami pun lekas membantumu," kata Deey si kurcaci kecil. Dessa, si kuraci kedua pun mengangguk-angguk.
"Karena kebaikan kalian, aku juga akan membuatkan kalian masing-masing 2 buah  baju dan celana yang diuntai dari benang. Dan sebagai imbalannya, aku juga akan membuatkan kalian sup kacang dan air susu keledai," kata Pak Harold.
"Yey. Terima kasih Pak Harold. Kau memang manusia yang baik..." ucap dua ekor kurcaci itu.
"Ya, sama-sama. Itulah imbalan bagi dua ekor kurcaci yang sudah membantuku..." kata Pak Harold.
Dessa, Deey, dan Pak Harold pun tertawa bersama.

1 komentar: